Lima Hal Meneguhkan Iman Di Zaman Fitnah

Lakukan amal saleh sebelum fitnah. Ibarat malam gelap gulita. Sehingga sulit melakukan pergerakan. Dalam gelap gulita itu butuh cahaya. Al falag berlindung dari malam gelap gulita. Pagi beriman dan sorenya jadi kafir. Jadi butuh alat untuk menjaga diri. Yaitu bekal cahaya kita tetap melewati malam.

Apa itu fitnah :
1. Ujian keimanan
Ujian pembuktian, keimanan an an kabut ayat 2 dan 3. Apakah manusian di biarkan beriman .....
An anfal : 28 (kata fitnah)
Ujian :
Harta
Anak

Apa itu fitnah :
1. Ujian keimanan
Ujian pembuktian, keimanan an an kabut ayat 2 dan 3. Apakah manusian di biarkan beriman .....
An anfal : 28 (kata fitnah)
Ujian :
Harta
Anak
Jabatan
Perempuan
Tingkatan ujian:
1. Ujian futur : dulu rajin ibadah, dulu jilbab besar sekarang kecil
2. Melakukan dosa- dosa besar : berzina, mencuri, ribah
3. Syirik :
Apakah diuji masih istiqama? Bila diuji dan meninggalkan kebaikan berararti imannya palsu. Contoh :
Karun waktu miskin beriman dan setelah kaya meninggalkan iman.
Anak adalah ujian, tugas usaha mendidik, ketika tdk menjalankan mendidik artinya ujian tdk jalan.
2. Azab
28:25 fitnah : takutlah kamu kepada azab. Tdk hanya menimpa pelaku tetapi juga kepada orang baik. Azab itu ada sebab dan kita harus melihat kebelakang.
Cara membedakan ujian azab dan ujian iman. Maka kita harus melihat kebelakang.
3. Idlal /penyesatan
Bencana dalam bentuk kesesatan. Jenis fitna yg paling berbahaya. Subhat dan syahwat. Lihat gambar 2 fitnah itu gelap. Samar sehingga tidak bisa membedakan. Kebenaran yang samar subhat. Yang palsu tanpa benar. Yang asli tanpa salah.
Anatomi fitnah:
Dalam:
Subhat
Syahwat :
Luar:
Media
Informasi
Akal: subhat
Subhat itu samar-samar. Subhat menyerang pemikiran. Contoh leberalisme.
Paham relatifme, padahal agama itu absolut. Shubhat juga menyerang ulama. Dan ketika dia sudah subhat berarti bukan lagi ulama.
Syahwat menyerang hati, keinginan nafsu melakukan hal2 yg disukai. Syahwat sebagai alat setan untuk menyesatkan.
Sumber fitnah : Syahwat : perut & bawah perut.
Contoh :
Tahun 2000an dulu ada pimpinan pondok pesantren dgn menjadikan siswa sebagai budak. Subhat membenarkan syahwat.
Contoh lain baiat - yg tdk berbaiat matinya ingkar. Ujung-ujung baiat adalah modus.
Menjadikan ayat ayat untuk membuat subhat. Subhat itu bertemu dgn syahwat. Percaya berlebih kepada ustaz tetapi pemahaman yg sempit.
3. Fitnah dunia (eksternal)
Harta fitnah menggunakan beberapa cara.
4. Media sosial
Seperti seks online, prostitusi online.
Perpecahan umat tdk menjadikan quran dan sunnah sebagai ukuran standar kawan dan lawan.
Ada orang beriman tetapi tidak mendukung palestina.
Solusi ditengah badai
Attabat : ....
Karun waktu miskin beriman dan setelah kaya meninggalkan iman.
Anak adalah ujian, tugas usaha mendidik, ketika tdk menjalankan mendidik artinya ujian tdk jalan.
2. Azab
28:25 fitnah : takutlah kamu kepada azab. Tdk hanya menimpa pelaku tetapi juga kepada orang baik. Azab itu ada sebab dan kita harus melihat kebelakang.
Cara membedakan ujian azab dan ujian iman. Maka kita harus melihat kebelakang.
3. Idlal /penyesatan
Bencana dalam bentuk kesesatan. Jenis fitna yg paling berbahaya. Subhat dan syahwat. Lihat gambar 2 fitnah itu gelap. Samar sehingga tidak bisa membedakan. Kebenaran yang samar subhat. Yang palsu tanpa benar. Yang asli tanpa salah.
Anatomi fitnah:
Dalam:
Subhat
Syahwat :
Luar:
Media
Informasi
Akal: subhat
Subhat itu samar-samar. Subhat menyerang pemikiran. Contoh leberalisme.
Paham relatifme, padahal agama itu absolut. Shubhat juga menyerang ulama. Dan ketika dia sudah subhat berarti bukan lagi ulama.
Syahwat menyerang hati, keinginan nafsu melakukan hal2 yg disukai. Syahwat sebagai alat setan untuk menyesatkan.
Sumber fitnah : Syahwat : perut & bawah perut.
Contoh :
Tahun 2000an dulu ada pimpinan pondok pesantren dgn menjadikan siswa sebagai budak. Subhat membenarkan syahwat.
Contoh lain baiat - yg tdk berbaiat matinya ingkar. Ujung-ujung baiat adalah modus.
Menjadikan ayat ayat untuk membuat subhat. Subhat itu bertemu dgn syahwat. Percaya berlebih kepada ustaz tetapi pemahaman yg sempit.
3. Fitnah dunia (eksternal)
Harta fitnah menggunakan beberapa cara.
4. Media sosial
Seperti seks online, prostitusi online.
Perpecahan umat tdk menjadikan quran dan sunnah sebagai ukuran standar kawan dan lawan.
Ada orang beriman tetapi tidak mendukung palestina.
Solusi ditengah badai
Attabat : ....
Komentar
Posting Komentar